NIM : 1100043966
Nama : Lilis Margaret
Diskusikan apa yang dimaksud dengan frame dan berikan contohnya. Terkait dengan frame apa yang dimaksud dengan class dan metaclass?
Jawab:
– Frame adalah kumpulan pengetahuan tentang suatu obyek tertentu, peristiwa, lokasi, situasi, dll.
– Frame memiliki slot yang mengambarkan rincian (atribut) dan karakteristik obyek.
– Frame biasanya digunakan untuk merepresentasikan pengetahuan yang didasarkan pada karakteristik yang sudah dikenal yang merupakan pengalaman-pengalaman.
– Contoh :
– Class adalah field tambahan yang dimiliki oleh sebuah frame.
– Metaclass : himpunan semua class
– Ciri class dan metaclass :
- Merepresentasi karaktistik (sifat-sifat) umum dari suatu objek
- Mendefinisikan properti-properti umum yang biasanya dimiliki oleh semua objek dalam kelas tersebut.
Diskusikan apa yang dimaksud dengan tangled hierarchies. Apa hubungannya dengan property inheritance?
Jawab:
Tangled hierarchies adalah hierarki yang bukan tree (pohon) .
Contoh :
– Diinginkan menentukan “Fifi can fly”
Jawaban yang benar adalah “tidak” (no)
– Menentukan apakah Dick adalah pacifist (suka damai).
Transvers lewat multiple instance link dan lebih dari satu jawaban didapat melalui path tsb.
Agar didapatkan jawaban yang tepat dan tidak membingungkan, dibuat path yang lebih panjang. seperti gambar di bawah ini :
- Dalam hal (a), algoritma baru kita mencapai Bird (via Pet-Bird) sebelum mencapai Ostrich. Jadi dilaporkan bahwa “Fifi can fly”.
- Dalam hal (b), algoritma mencapai Quaker dan berhenti tanpa melihat kontradiksi.
Masalahnya adalah panjang path tidak selalu sebanding (korespondensi) dengan level dari generalitas kelas. Solusi pada masalah di atas adalah dengan berbasis algoritma inheritance yaitu algoritma “Property Inheritance” dan bukan panjang path tetapi pada dugaan jarak inferensi.
Algoritma Property Inheritance :
Mengambil nilai V utk slot S dari instance F kerjakan :
- Set CANDIDATES ke empty.
- Kerjakan breadth-first atau Dept-first search sesuai hierarki isa dari F, mengikuti semua instant dan link isa. Pada setiap langkah, jika sebuah nilai utk S atau salah satu generalisasinya disimpan.
- Jika nilai didapat, tambahkan ke CANDIDATES dan hentikan pencarian pada cabang tsb.
- Jika tidak ada nilai didapatkan tetapi ada link instance atau isa ke atas, ikuti.
- Selain itu hentikan cabang tsb.
3. Untuk setiap elemen C dari CANDIDATES kerjakan :
- Lihat jika ada elemen lain dari CANDIDATES yang diturunkan dari kelas yang lebih dekat ke F dari pada kelas dari mana C datang.
- Jika ada, maka hapuskan C dari CANDIDATES.
- Cek kardinalitas CANDIDATES :
- Jika 0, maka laporkan tidak ada nilai didapat.
- Jika 1, maka kembali ke single elemen dari CANDIDATES sebagai V.
- Jika lebih besar dari 1, laporkan kontradiksi.
Diskusikan dengan memberikan contoh, apa yang dimaksud dengan Script. Mengapa script diperlukan?
Jawab :
– Script adalah skema representasi pengetahuan yang sama dengan frame, yaitu merepresentasikan pengetahuan berdasarkan karakteristik yang sudah dikenal sebagai pengalaman-pengalaman.
– Elemen dalam script:
- Kondisi Input : Situasi yang harus dipenuhi sebelum terjadi
- Track / jalur : variasi script
- Prop / pendukung : obyek yang digunakan dalam urutan peristiwa yang terjadi
- Role / peran : orang-orang yang terlibat
- Scene / adegan : urutan peristiwa aktual
- Hasil : kondisi akhir yang terjadi setelah urutan peristiwa dalam script terjadi.
– CONTOH:
- Script : Restoran
- Track : Restoran swalayan
- Role : Tamu, pelayan
- Prop : Counter, baki, makanan, tisu, dll
- Kondisi masukan : Tamu lapar – Tamu punya uang
- Adegan (Scene1) : masuk
- Tamu parkir mobil
- Tamu masuk restoran
- Tamu duduk
- Tamu baca menu
- Adegan (Scene 2) : memesan
- Tamu memesan
- Pelayan membawa makanan
- Pelayan meletakkan makanan di meja
- Tamu membayar
- Adegan (Scene3) : makan
- Hasilnya:
- Tamu kenyang
- Uang tamu berkurang
- Tamu senang
- Tamu sakit perut
– Script diperlukan karena memiliki keuntungan:
- Mampu memprediksi event yang tidak disebutkan secara eksplisit.
- Menyediakan cara pembangunan interpretasi tunggal dari sekumpulan observasi.
- Mampu memfokuskan perhatian pada event yang “tidak biasa”.
Diskusikan apa yang dimaksud dengan conceptual dependency? Jelaskan maksud dari symbol-simbol yang digunakan dalam CD?
Jawab :
Conceptual Dependency adalah teori tentang bagaimana merepresentasikan pengetahuan tentang event (kejadian) yang biasanya terkandung dalam kalimat bahasa natural.
Representasi sederhana Conceptual Dependency, contoh :
“He gave the girl a novel.”
Dimana simbol memiliki arti sbb :
- Panah menunjukkan arah ketergantungan.
- Panah dobel menunjukkan link dua arah antara aktor dan aksi.
- p menunjukkan past tense.
- ATRANS adalah salah satu aksi primitif dari teori. Menunjukkan perpindahan kepemilikan (transfer of possession).
- o menunjukkan relasi kasus obyek.
- R menunjukkan penerima kasus relasi.
CD Primitive Actions (Aksi primitif)
| ATRANS | Transfer relasi abstrak (mis. give/ memberi) |
| PTRANS | Transfer lokasi fisik oleh obyek (mis. Go/pergi) |
| PROPEL | Aplikasi tenaga fisik ke obyek (mis. Push/mendorong) |
| MOVE | Pergerakan bagian tubuh oleh pemiliknya (mis. Kick/menendang) |
| GRASP | Pegangan obyek oleh aktor (mis. Clutch/kopling) |
| INGEST | Ingestion (memasukkan) obyek oleh binatang (mis. eat/makan) |
| EXPEL | Expulsion (pengeluaran) sesuatu dari tubuh binatang (mis. Cry/menangis) |
| MTRANS | Transfer informasi mental (mis. tell/ memberi tahu) |
| MBUILD | Membentuk informasi baru dari yang lama (mis, decide/memutuskan) |
| SPEAK | Produksi suara (mis. say/bicara) |
| ATTEND | Memfokuskan organ indera kearah stimulus/rangsangan (mis.listen/mendengar) |
Kategori Konsep Primitif CD
| ACTs | Aksi |
| PPs | Obyek (picture producer) |
| AAs | Pemodifikasi aksi (action aiders) |
| PAs | Pemodifikasi PPs (picture aiders) |
Dependency (Ketergantungan) CD
Gambarkan kalimat ini dengan CD :
“Anggota MPR yang baik akan mendengarkan dengan penuh perhatian kepada pembicara”
Diskusikan dengan memberikan contoh, apa yang dimaksud dengan Script. Mengapa script diperlukan?
Jawab :
– Script adalah skema representasi pengetahuan yang sama dengan frame, yaitu merepresentasikan pengetahuan berdasarkan karakteristik yang sudah dikenal sebagai pengalaman-pengalaman.
– Elemen dalam script:
- Kondisi Input : Situasi yang harus dipenuhi sebelum terjadi
- Track / jalur : variasi script
- Prop / pendukung : obyek yang digunakan dalam urutan peristiwa yang terjadi
- Role / peran : orang-orang yang terlibat
- Scene / adegan : urutan peristiwa aktual
- Hasil : kondisi akhir yang terjadi setelah urutan peristiwa dalam script terjadi.
– CONTOH:
- Script : Restoran
- Track : Restoran swalayan
- Role : Tamu, pelayan
- Prop : Counter, baki, makanan, tisu, dll
- Kondisi masukan : Tamu lapar – Tamu punya uang
- Adegan (Scene1) : masuk
- Tamu parkir mobil
- Tamu masuk restoran
- Tamu duduk
- Tamu baca menu
- Adegan (Scene 2) : memesan
- Tamu memesan
- Pelayan membawa makanan
- Pelayan meletakkan makanan di meja
- Tamu membayar
- Adegan (Scene3) : makan
- Hasilnya:
- Tamu kenyang
- Uang tamu berkurang
- Tamu senang
- Tamu sakit perut
– Script diperlukan karena memiliki keuntungan:
- Mampu memprediksi event yang tidak disebutkan secara eksplisit.
- Menyediakan cara pembangunan interpretasi tunggal dari sekumpulan observasi.
- Mampu memfokuskan perhatian pada event yang “tidak biasa”.